Cara Beternak Kelinci Untuk Pemula: Panduan Lengkap Dari Nol Sampai Panen

Selamat datang di blog kami, teman-teman berjumpa lagi dengan saya di artikel Sakutours.com artikel yang memberikan informasi edukasi seputar dunia perkelincian dan peternakan yang

ada di Indonesia pada kesempatan kali ini kita akan membahas Cara Beternak Kelinci Untuk Pemula: Panduan Lengkap Dari Nol Sampai Panen

penggiat hewan kelinci akan memberikan

informasi menarik terkait dengan panduan dasar ternak kelinci.

Oke sebelum ke pembahasannya bagi teman-teman yang ingin mengetahui lebih terkait dengan

kelinci silahkan teman-teman kick tombol share dan jangan lupa Nyalakan loncengnya agar teman teman tidak ketinggalan info-info menarik lainnya Seputar Dunia peternakan kelinci

Indonesia baik langsung saja ke pembahasannya ya.

Peluang Usaha Ternak kelinci

peluang usaha Beternak Kelinci Untuk Pemula  cukup menjanjikan karena kelinci termasuk hewan yang gampang dijinakkan mudah beradaptasi dan cepat berkembang biak ecara umum terdapat dua kelompok

kelinci yakni kelinci budidaya dan klinci hias nah jenis kelinci budidaya

Apakah mau fokus pada kelinci pedaging kulit ataupun dulu agar memelihara

kelinci sesuai dengan peruntukannya Nah berikut jenis-jenisnya Nah untuk jenis

pedaging ada kelinci flemish Giant New Zealand white hell ada Nicole Nah untuk

jenis kulit ada kelinci rex Nah untuk jenis bulu hias ada kelinci anggora

Holland lop dan fuzzy lop Nah untuklangkah awal berternak kelinci yang

harus kita lakukan diantaranya yang pertama menyiapkan kandang

 

Hai secara umum terdapat dua tipe kandang yakni sistem terbuka dan tertutup

Nah untuk kandang sistem terbuka berupa hamparan lahan yang sekelilingnya diberi

pagar atau yang sering kita kenal dengan sistem ubah kelinci dibayarkan bebas

bergiliran dalam area tersebut dalam area kandang disediakan naungan untuk

berteduh dan tempat istirahat dengan sistem semacam ini pemeliharaan

relatif lebih mudah apalagi kalau hamparannya luas kelinci dibiarkan

mencari makanannya sendiri jikalau sekali-kali tetap dalam memberikan makan

tidak perlu khawatir Nah untuk kelemahan

 

sistem ini memerlukan lahan yang luas hanya layak dilakukan di pedesaan dimana

ketersediaan lahan yang cukup besar Nah untuk kandang tertutup merupakan

kandang yang dibatasi lantai dinding dan atap Hai

kandang jenis ini cocok untuk usaha ternak insentif budidaya kelinci dengan

sistem kandang tertutup memerlukan buah

tipe kandang yakni tipe kandang Postal dan tipe kandang baterai nah anteng tipe

Postal adalah kandang untuk menempatkan

beberapa ekor kelinci sekaligus digunakan sebagai kandang

perkembangbiakan dan merawat anak-anak Kelinci sedangkan kandang tipe baterai adalah

kandang yang dirancang untuk mewadahi satu ekor kelinci per hadang biasanya

berbentuk rap bersusun cocok digunakan untuk pembesaran Nah untuk langkah yang

kedua untuk berternak kelinci yaitu memilih indukan

memilih bibit atau calon indukan harus

benar-benar diperhatikan karena bibit

berperan besar menentukan tingkat keberhasilan ternak kelinci

Hai indukan kelinci menentukan produktivitas dan kualitas hasil

Budidaya Nah berikut ini beberapa kiat untuk

memilih bibit dan ternak kelinci yang pertama cari kelinci yang memiliki

riwayat kesehatan yang baik keturunan dari kelinci kelinci yang menghasilkan

banyak anakan dalam sekali kelahirannya terus bobot tubuh indukan kelinci betina

minimal 4 sampai dengan 5 kg Nah untuk yang jantan 3 sampai dengan 5 kg

selanjutnya memiliki pinggul yang bulat

Penuh terus punggung tidak cekung mata cerah

tidak terlihat lesu dan mengantuk Nah untuk pemilihan indukan yang selanjutnya

yang terakhir bulu bersih terutama disekitar kelaminnya ini

 

Hai Nah untuk langkah selanjutnya untuk Cara Beternak Kelinci Untuk Pemula adalah penggunaan Pakan

memberikan pakan

di alam bebas kelinci hanya mengkonsumsi hijau-hijauan untuk usaha ternak kita

bisa memberikan hijauan konsentrat ditambah dengan vitamin

hijauan yang disenangi kelinci antara lain limbah sayur seperti sawi wortel

lobak dan daun singkong juga jenis rumput-rumputan dan

daun-daunan dari tanaman kacang tanah jagung dan pepaya

sedangkan konsentrat Biasanya berupa

pelet buatan pabrik Hai nah pemberian pelet dilakukan untuk

memudahkan dan membuat praktis pemberian

Pakan pelet biasanya sudah memiliki kandungan

nutrisi lengkap biaya pembelian barat memang cukup mahal

Hai namun ketersediaan dan

konstitusinya lebih terjamin hal ini sangat diperlukan untuk usaha ternak

kelinci secara intensif Nah untuk langkah selanjutnya yaitu

mengawinkan kelinci kelinci bereproduksi dengan melahirkan

Anak kelinci memasuki tahap dewasa dan siap

dikawinkan pada umur 6 sampai dengan 12 bulan tergantung pada jenis dan

rasnya secara alamiah kelinci betina yang siap melahirkan anaknya ketika

sudah birahi Nah untuk Langkah terakhir yaitu panen

ternak kelinci tidak ada patokan pada umur berapa ternak kelinci bisa dipanen

pasar kelinci saat ini tidak semasif jenis daging seperti unggas sapi ataupun

kambing clean biasanya dijual anakan nya sebagai peliharaan untuk menjual anakan

sebaiknya di atas umur 2 bulan setelah masa penyusuan

karena kelinci yang terlalu muda dikhawatirkan tidak akan bertahan

terpisah dari induknya Sedangkan untuk berdaging biasanya dipanen setelah

kelinci berusia tiga setengah bulan

ataupun mempunyai bobot dua sampai dengan tiga kilogram

 

lama waktu penggemukan untuk mencapai

bahwa tersebut berlangsung sekitar dua sampai dengan tiga bulan bila dijual lebih lama lagi biasanya sudah tidak ekonomis karena kelinci membutuhkan

pakan yang lebih banyak apalagi kita ingin menjual bibit ataupun calon

indukan biasanya dipelihara sehingga kelinci berumur 10 sampai dengan 12bulan

harga bibit tidak lagi diperhitungkan pergi G tapi dilihat keunggulan

keturunan dan kesehatannya Oke demikianlah penjelasan panduan dasar

beternak kelinci husus yang ingin

memulai berternak perhatikan baik-baik penjelasan yang sudah kami sampaikan

semoga bermanfaat dan jangan lupa share ke yang lainnya Sekian dari saya Salam

sukses salam penggiat hewan kelinci

 

Usaha peternak kelinci bisa menghasilkan untung Jutaan

 

Dulu waktu mulai itu saya kira-kira

modelnya 250-an, Mas. Rp250.000 itu

dapat anakan kalau enggak salah lima itu

saya putar lagi dibesarkan besar jadi

indukan beranak. Nah, itu terus

dikembangkan terus, Mas. Kalau di

tootal, Mas, termasuk dari kandang, dari

pelet, dari semuanya itu

ya seminggu bisa 3 seteng, Mas. Itu dari

semua. Kadang saya juga jualan pupuk

yang hasil ini kotorannya, urinya ini

kadang juga dari kandang, kadang itu

daging kelinci ya. bersihnya segitulah

3,5.

[Musik]

Sebenarnya kandungan daging kelinci itu

juga bagus, Mas, buat kesehatan. Untuk

pengobatan biasanya misal ada orang yang

udah nikah lama kok belum punya

keturunan. Itu kalau kata dokter ya

disaranin daging kelinci. Biasanya yang

diambil itu hati sama otak buat

pengobatan. dulu soalnya ada yang

berlangganan, Mas, seminggu dua kali

terus alhamdulillah sampai empat kali

kalau enggak salah itu wis udah positif

itu.

[Musik]

Asalamualaikum warahmatullahi

wabarakatuh. Nama saya Penulis, owner

dari Penulis Rabbit. Untuk alamat saya

ada di Narungan, RT2 RW2 Kademangan

Bitar. Iya, ternak kelinci. Saya ternak

mulai 2015 pertengahan itu malah

sebenarnya saya nerusin usaha orang tua.

Jadi yang terjun dulu itu orang tua

dulu. Baru setelah orang tua ada kendala

ya mungkin di pekerjaan karena disambi

di bangunan. Jadi enggak ke rumat

dewanya. Akhirnya saya yang nerusin

usahanya sampai sekarang ini. Orang tua

mulai dari 2005an, Mas. Waktu saya masih

SD, Mas itu saya bantu cari rumput di

sawah gitu. Dulu kan belum ada kayak

sekarang pakan pelet gitu belum ada.

Jadi cuma rumput sama bekatul dulu kan

saya sekolah itu perikanan, Mas. Lucunya

itu saya PKL-nya di bidang koi gram

gitu. Terus saya setelah lulus dapat

tawaran dari Pak Sis Jatinom. Nah, itu

saya pegang dialun itu ada kolam patin.

Dulu saya setahun lebih jaga di sana

jadi mandor sambil makan ikan itu. Terus

setelah itu saya nikah dan setelah nikah

itu saya langsung punya anak. Jadi

enggak sempat waktunya itu. Jadi saya

memutuskan resign terus bangun usaha ini

semakin dikembangkan. Nah, sampai

sekarang, Mas. Dulu juga enggak kayak

gini, langsung kandang bagus. Dulu

kandangnya masih dari kayu, bambu gitu.

Dan untuk jenisnya juga masih yang

lokal, yang kelinci murah pasar-pasar

gitu. Kalau sekarang udah yang jenis

yang pedaging dan yang hias ada beberapa

ini saya sumber penghasilan murni dari

kelinci ini ya, dari kelinci, dari pakan

kelinci, kandang, perlengkapan segala

macamnya. Yang penting cuma kelinci ini

aja. Jadi enggak ada usaha lain.

Waktu itu mulai usia usia berapa, Mas?

Usia sekitar 16, Mas. Dulu ya udah

jualan, Mas, ke pasar hewan gitu. Nah,

yang saya lihat di bidang kelinci itu

masih belum terlalu banyak, Mas,

pesaingnya atau yang ternak kelinci itu

kan enggak seperti kambing atau sapi

gitu kan. Kebanyakan orang kan sudah

bisa. Kalau kelinci itu ya mungkin

hewannya itu untuk perawatannya mungkin

ada yang agak sulit, ada yang lebih

mudah itu nanti ya tergantung yang

pelihara Mas. Kadang ada yang cuma

diumbar, Mas. Istilahnya dilepas liarkan

aja. Cuma dikasih tempat-tempat,

kotak-kotak buat beranak gitu. Itu bisa

beranak-pinak. Ada juga yang kayak gini

dikasih bok. Jadi tergantung yang

pelihara. Kalau ternak kelinci itu ya

kembali lagi si penghobinya, Mas. Kadang

orang ini lihatnya kok si A itu sukses

di kelinci terus misal mau ikut-ikutan.

Nah, dia belum tahu perawatan detailnya.

langsung beli banyak itu malah bahaya,

Mas. Jadi kalau saran saya untuk

peternak yang baru mulai misal mau usaha

kelinci itu ya diawali dua t ekor aja

dulu. Itu dilihat pertumbuhan,

perkembangan, bagaimana perawatannya

dari penyakit. Nah, misal nanti katakan

udah mampu menghadapi itu, nah itu baru

ditambahin enggak apa-apa, Mas.

Bertahap. Kalau SOP-nya itu untuk

pembersihan kandang, Mas. Misal enggak

setiap hari, 2 hari, 3 hari sekali bisa

untuk dibersihin kotoran. Cuma 1 minggu

sekali kalau bisa dikasih desinfektan

buat disemprot gitu. Desinfektan yang

buat ayam itu bisa, Mas. Cairan itu ada

di toko pakan biasanya. Kalau enggak

gitu pakai yang mudah. Detol bisa detol

antisep itu. Itu disemprotkan di kandang

juga buat mencegah kalau ada gudik

biasanya. itu kalau kandangnya udah

bersih dari itu ya tinggal nanti

kelincinya kalau bisa 1 bulan sekali

disuntik pakai B komplek yang cair itu.

Nah, kalau enggak bisa nyuntik ya

dikasih yang butiran ada juga, Mas. Jadi

lebih enak tergantung nanti yang

pelihara. Kadang ada yang baru mulai

enggak berani nyuntik. Nah, itu bisa

dikasih berupa butiran tadi. Di toko

pakan juga ada itu biasanya.

[Musik]

Iya. Untuk pasar yang paling ramai itu

kan yang pedaging, Mas. Itu pedaging kan

untuk kebutuhan pasar daging banyak,

Mas. Sedangkan yang pelihara itu kan

juga enggak terlalu banyak. Jadi,

kekurangan barang untuk pengiriman.

Kalau untuk stok Blitar misal untuk

kiriman ke Batu atau ke Sarangan itu

nanti kalau pas hari raya atau libur

panjang itu enggak mampu, Mas, untuk

dagingnya dari maksudnya hasil dari

Blitar kadang ya ambil dari Tulungagung,

Kediri gitu. Untuk marketnya kalau yang

pedaging itu ya biasanya ya pusatnya ke

Batu ke Songgoriti. Nah itu kan banyak

penjual-jual sate di pinggir jalan. itu

di sana kalau enggak gitu ke daerah

Bumiaji ada juga pengebulnya yang ambil

daging dari luar kota gitu seperti dari

Blitar, Tulungagung gitu ya kan yang

dekat Mas ya. Dulu awalnya itu malah

mulai dari lokal Mas setelah berkembang

itu nanti nyari jenis yang lebih bagus,

lebih cepat pertumbuhan. Nah, ketemulah

si pedaging ini. Jadi pedaging ini

keunggulan kan bisa waktunya lebih cepat

waktu panen. Terus pakannya juga enggak

terlalu banyak kayak lokal. Lebih cepat

untunglah kalau main pedaging daripada

yang lokal kalau buat daging. Oh, kalau

saya itu produksinya ya kelinci, pakan,

kandang, mungkin obat-obatan juga. Nanti

ya yang berhubungan dengan kelinci ya.

Kadang saya jual olahan sate, kadang ya

rica-rica gitu. Kalau misal katakan cuma

ada stok kok dikit, misal dikirim rugi

nanti ya. Itu kita olah sendiri. Kadang

ada yang beli minta diolahin sendiri

gitu, Mas.

Kalau pedaging dulu itu ya waktu 2016 17

itu kan masih baru masuk toh, Mas. Kalau

di daerah sini. Nah, itu untuk harga

bibitnya juga masih lumayan mahal. Jadi,

saya berani pindah dari lokal ke

pedaging itu ya karena belum banyak yang

punya. Jadi, otomatis kan kalau kita

udah punya nanti ada pembeli sekitar itu

kan pasti minta bibitnya ke sini. Nah,

itu kan untuk harga masih tinggi, Mas.

Jadi, dijual bibitan itu anakan itu

untungnya ya lumayan banyak. Kalau

sekarang, Mas, untuk yang pedaging

anakan 2 bulan mulai Rp75.000.

Kalau pedaging itu biasanya 3 bulan udah

siap panen, Mas. Itu bobot ya sekitar 2

kilo kadang ya 1,8 gitu. Itu udah bisa

dibuat konsumsi dipotong gitu. Yang ada

ini ada loop, ada anggora, ada Dutch,

ada Netherland Draft, ada juga Rex,

Haila, dan Hikol.

Itu Mas jenisnya. Ya, kalau saya itu

mainnya yang kualitasnya ya kadang nomor

dua, Mas. Jadi kita bukan pemain kontes.

Nah, untuk harga jadi saya ya enggak

mahal juga enggak murah di tengah-tengah

gitu, Mas. Kadang makanya orang beli itu

kan kalau cari kelinci kontes kan pasti

mahal.

Mungkin mainnya nanti ke penghobi. Kalau

yang saya pelihara ini kan menengah ke

bawah masih bisa, Mas. Harganya masih

memungkinkanlah. Untuk yang hias mungkin

anakan di 150 sampai yang mahal mungkin

300, Mas. Itu satu ekornya. Kalau yang

kualitas kontes itu ya bisa sampai R

juta, Rp3 juta bisa, Mas. Tapi kalau

buat penghobi yang katakan ini hiasnya

ini kategori nomor dua itu ya mungkin

paling mahal 1,5 lah untuk yang jenis

Netherland biasanya anggura gitu. Untuk

yang tertinggi itu ya sekitar R3, Mas.

Rp1.300. 300 itu jenisnya giant, Mas.

Untuk barangnya itu pesan, Mas. Saya

ambil dari orang soalnya kan harga

mahal, Mas. Jadi saya ambil dari

peternak baru tak kirim gitu.

Untuk kiriman saya biasanya ya yang

ramai itu sekitar Jakarta, Jawa Barat,

Jawa Tengah gitu, Mas. Tapi ada juga

yang dari luar pulau kemarin dari NTB,

dari Makassar, Lampung itu juga udah

pernah kita kirim pakai pesawat gitu.

Untuk ongkir pesawatnya aja kalau misal

ke luar pulau itu R00 sampai R juta,

Mas. Tergantung nanti berapa ekornya.

Jadi biasanya kalau orang beli dari luar

pulau itu enggak mungkin cuma satu, Mas.

Mesti lebih dari satu. Jadi biar enggak

rugi di ongkirnya. Kalau untuk packingan

kita pastinya kalau banyak itu pakai

kayu, Mas. Pakai kayu itu nanti terus

dikasih e makanan. Biasanya saya jagung

kalau enggak gitu apel juga bisa sama

dikasih rumput. Tapi yang pasti sebelum

berangkat kita kasih vitamin, dikasih

madu biar selama perjalanan itu

staminanya enggak terkuras. Jadi sampai

sana masih sehat. Biasanya kan du

harian, Mas. Kalau berangkat dari sini

misal ke Kalimantan atau Sulawesi itu

dua harian. Kayu itu ya di model kotak

gitu, Mas. Nanti disekat-sekat gitu

dikasih kawat ya itu kelincinnya

dimasukin udah diilakban gitu terus

dikasih makanan di dalamnya. yang

kayunya cuma pinggir, nanti yang di

samping-sampingnya pakai kawat RAM itu,

Mas, yang hijau itu. Jadi, sirkulasinya

kan losos, Mas. Itu jadi enggak samar

kekurangan oksigen

untuk pakan. Kalau yang bagus ya tetap

pelet, Mas. Selain pelet ya dikasih

hijauan. Hijuan sekarang lebih enak,

Mas. Cuma daun pepaya, daun pisang, daun

ketela juga bisa. Jadi enggak harus

rumput. Mau kalau kelinci itu udah

pelet, nanti dikasih hijauan dikit pasti

mau dia. Hijau itu fungsinya cuma buat

nutrisi tambahan biar nanti kotorannya

itu padat terus. Kalau kebanyakan pelet

enggak ada hijauan itu ya juga kadang

kotorannya lembek gitu.

Normalnya itu di protein berapa, Mas?

Normalnya yang aman itu 16, Mas. 16%.

16% itu udah bagus buat pertumbuhan

juga. Kotorannya juga bagus, enggak

terlalu lembek. Jadi aman. Kalau

populasi di kandang ini kalau sekarang

ya sekitar 60-an, Mas. Kalau full ya

bisa 80. Nah, tapi saya itu kalau kurang

ambil dari mitra. Saya kan sistemnya

kemitraan, Mas. Jadi kalau ada

teman-teman yang mau join, misal nanti

enggak bisa jual, itu bisa dijual ke

sini. Untuk yang dekat-dekat sini dekat

rumah saya itu ambil bibit, indukan, dan

pakannya. Nanti jual anakannya lagi ke

sini bisa jadi lebih mudah. Untuk mitra

saat ini 10-an orang, Mas yang tetap

bekerja sama lah. Nanti kalau ada panen

bisa saya ambil atau diantar ke sini

bisa sekalian ngambil pakan gitu. Jadi

kalau di tootal sama mitra ya hampir

500-an Mas kelincinya itu. Cuma ya nanti

setiap minggu pasti ada panen gitu.

Ya, saya dulu gitu, Mas. Waktu awal mau

sembelih itu ya kok enggak mentolo

ngono, Mas. Tapi selain itu saya

dituntut profesional karena ada ya waktu

itu buat beli untuk kok berobat, minta

daging. Nah, itu akhirnya tega enggak

tega saya potong, Mas. Itu waktu pertama

dulu istri saya yang megangin. Jadi,

saya yang motong itu saya enggak lihat

pertama. Nah, sebenarnya kandungan

daging kelinci itu juga bagus, Mas, buat

kesehatan. Untuk pengobatan biasanya

misal ada orang yang udah nikah lama kok

belum punya keturunan. Itu kalau kata

dokter ya disaranin daging kelinci.

Biasanya yang diambil itu hati sama otak

buat pengobatan. Kalau enggak gitu buat

yang asma itu bisa juga. Dulu soalnya

ada yang berlangganan Mas seminggu dua

kali terus alhamdulillah sampai empat

kali. Kalau enggak salah itu wis udah

positif itu. Kalau biasanya per minggu,

Mas, kita per minggu itu paling dikit

biasanya sampai 30 ekor. Soalnya sekali

panen tiap minggu itu ada 20 25 ekor,

Mas. Itu yang rutin. Belum nanti yang

kiriman luar kota, kiriman yang kita

posting di media sosial itu nanti ada

yang luar kota beli gitu. Nah, itu kita

kirim-kirim ya bisa sampai 1520 ekoran 1

minggunya. Kalau paling banyak dulu

waktu 2020, Mas, itu 1 minggu bisa 50 60

ekor untuk anakan. Itu juga rutin, Mas.

Kita kontrak dulu sama di pengobatan

Malang ada juga. Itu jadi sistem kontrak

kita pelihara dulu banyak, Mas. Tapi

yang lokal dulu

[Musik]

saya udah dapat motor, Mas. Scoopy yang

putih tadi itu hasil dari kelinci 2

tahun. itu saya nabung dikit-dikit ya,

dapat motor itu asli dari kelinci.

Selain itu ya buat kandang ini enggak

dikit, Mas. Ini R juta juga lebih ini

hasil dari kandang ini upgrade dari

sebelumnya bambu yang gampang rusak.

Terus kita upgrade ke galvanis ya buat

investasi aja, Mas. Ini semakin

kelihatan bersih juga ee tahan lama

kalau kandangnya bagus kayak gini. Dulu

waktu mulai itu saya kira-kira modalnya

250-an, Mas. Rp250.000 itu dapat anakan

kalau enggak salah lima itu saya putar

lagi dibesarkan besar jadi indukan

beranak. Nah, itu terus dikembangkan

terus, Mas. Terus akhirnya ada modal

tambahan kita belanjakan pakan gitu.

Jadi buat beli pelet, kita kan juga

jualan pelet. Kalau dulu beli, Mas,

pelet itu

kalau di tootal, Mas, termasuk dari

kandang, dari pelet, dari semuanya itu

ya seminggu bisa 3 seteng, Mas. Itu dari

semua. Kadang saya juga jualan pupuk

yang hasil ini kotorannya, urinya ini

kadang juga dari kandang, kadang itu

daging, kelinci ya bersihnya segitulah

3,5. I

kalau masa hidup itu ada yang sampai

saat ini 6 tahunan ada, Mas. Punya orang

lingi sana ada yang dulu beri dari

anakan itu sekarang itu 5 tahun udah

lebih 6 tahunan lah kira-kira. Kembali

lagi di perawatan, Mas. Kalau

perawatannya bagus, pakannya bagus, itu

pertumbuhannya juga bagus, Mas. Jadi

usianya juga mungkin bisa lebih lama.

Kalau peliharanya asal kelinci sering

sakit ya mungkin 2 tahunan udah bisa

meninggal.

 

Kalau rencana sih pasti ada, Mas, cuma

nanti masih terkendala di waktu dan juga

untuk perawatannya. Nah, kelemahan

kelinci ini itu enggak semua orang bisa

handle, Mas. Misal saya kok kewalaan

pelihara banyak itu saya nyuruh orang

buat jaga. Itu juga enggak sembarangan,

Mas. Soalnya kan linci itu nanti kalau

dipegang salah yang rawat nanti juga

malah rusak, Mas. Kadang orang itu ada

yang mungkin kebersihannya kurang,

akhirnya kelincinya jadi gampang kena

skyebis atau mungkin kelinci udah mau

sakit itu dia enggak peka dibiarin

akhirnya mati. Nah, kalau saya yang tak

takutkan itu, Mas. Misal nyuruh orang

kok dia belum pernah pegang kelinci ya

itu yang dikhawatirkan kelincinya malah

rusak atau bahkan mati. Untuk tantangan

yang pasti nomor satu persaingan harga,

Mas. Mungkin ada pembeli A ini pembeli

ini tanya peternak A harga sekian, tanya

saya sekian itu bandingkan di sana kok

lebih murah, Mas, di sampean kok mahal.

lah itu biasanya belum tahu kelincinya,

ukurannya, kualitasnya. Nah, itu yang

jadi tantangan itu, Mas. Ya, kalau untuk

persaingan harga itu nanti ya kembali ke

pembeli, Mas. Kita ngasih tahunya

mungkin kalau dari anakan biar tahu

besar kecilnya kita timbang nanti suruh

dibandingin sama si peternak tadi yang

kasih harga misal lebih murah itu

bobotnya berapa. Jadi kan kelihatan

besar kecilnya kelinci itu. Nah, dari

situ biasanya kalau udah ada

perbandingan bobot lebih misal besar

punya saya pasti dia berpikir lagi untuk

belinya. Itu

kalau penyakit sekarang itu ya udah ada

obatnya, Mas. Misal skabis dulu kan

disuntik, kalau sekarang lebih ke oles

lebih cepat. itu untuk mencret atau

kembung itu juga udah ada obatnya. Jadi

enggak terlalu sulitlah untuk perawatan

kelincinya. Kalau untuk yang anggura

misal kok bulunya udah waktunya nyukur

ya dicukur, Mas. Biasanya kalau anggura

itu kan kalau udah lebat itu nanti pasti

dia menggumpal itu enggak bisa

dimandiin. Harus dipotong, dicukur.

Untuk kalau jenis lain itu ya normal

aja, Mas. Soal bulunya kan

pendek-pendek. Tak mandiin pakai air

hangat, pakai shampo bayi juga enggak

bisa, Mas. Jadi harus dicukur itu. Kalau

prospeknya itu ya masih prospek, Mas.

Soal ya untuk populasi sama permintaan

barang itu juga masih jauh, Mas.

Maksudnya untuk memenuhi pasar itu ya

kebutuhan kelincinya itu masih tinggi.

Sedangkan untuk yang pelihara itu ya

katakannya masih rendah. Cuma beberapa

orang misal di daerah sini. Untuk

kebutuhan pasar, Mas, jika kita kirim ke

luar kota itu permintaannya 1 minggu

bisa 100 sampai 200 ekor, Mas. Untuk

anakan itu ada jenis rek dat kadang ya

NZ juga ada. Sedangkan untuk panenan

tiap minggu paling mentok cuma di 30-an

anakan. Soalnya masa kelinci itu

sebenarnya juga enggak terlalu lama,

Mas. Cuma 1 bulan kan udah beranak dan 2

bulan udah bisa dipanen.

Jadi, kira-kira 3 bulanan. untuk panen

kelinci.

[Musik]

Kalau ke depan pastinya saya masih mau

mengembangkan lagi, Mas. Untuk jenis

yang belum ada kita lengkapin, kita

tambahin. Untuk kandangnya juga

ditambahin. Itu pasti ada. Tapi kembali

lagi nanti ya itu seberapa mampu saya.

Soalnya akhir-akhir ini, tahun ini

setelah beberapa kita posting di media

sosial itu kan kita jadi lebih banyak

dikenal orang, lebih sering kirim-kirim.

Ya nanti kita kalau enggak waktunya kita

nut nanti ya kita pelihara lebih banyak.

Jadi kembali lagi di ini, Mas. Baune,

Mas. Asline kalau cukup enggak kerepotan

nambah ya nambah 50-an lagi bisa

kayaknya. Iya. Untuk yang paling pecat

itu di TikTok, Mas. TikTok itu banyak

banget orang yang tanya, yang DM, yang

komen. Kira-kira udah ratusan kali, Mas,

kalau ke bawah diroll gitu

kiriman-kiriman. Kadang ada juga yang

betabakan gitu enggak saya videokan

karena ya terkendala jam tadi waktu

mungkin satu minta di travel satu dibush

itu kita ngejar waktu jadi kita bikin

videonya cuma satu TikTok sama di

Facebook ada, Mas. Cuma kalau di

Facebook itu kan pasarnya masih lokal

seputar Blitar, Tulungagung, Kediri.

Jadi kurang luaslah. Kalau saya tuh

simpel, Mas. Saya kadang cuma posing itu

waktu pengiriman. Kalau enggak gitu

waktu bersih-bersih kandang. Itu cuma

tak kasih backsound lagu yang lagi viral

saat ini. Ya, itu bisa menaikkan viewer.

Terus akhirnya banyak yang tanya-tanya

kepo gitulah. Akhirnya kalau minat bisa

lanjut ke DM atau tak kasih nomor WA

bisa langsung WA secara pribadi kan

lebih enak. Itu sampai kurang bareng,

Mas. Sampai kadang itu ada yang pesan

juga misal ada kelinci yang baru beranak

kok anaknya bagus itu sudah dipesan udah

dibayar dulu belum sampai di sapi.

Nah ini kadang banyak yang tanya ini Mas

ternak kelinci itu kalau buat sampingan

sebenarnya bisa yang penting semampunya

itu tadi Mas kesibukannya kerja itu

terus waktu luangnya kalau setelah kerja

jam .00 Kira-kira jam .00 itu kalau

ngasih makan 10 15 itu kewalahan enggak?

Kalau enggak ya pelihara segitu. Kalau

masih kurang ya ditambah 20-an.

Sebenarnya kelinci itu enggak ribet,

Mas. Maksudnya enggak ribet itu enggak

harus setiap waktu apa setiap jam kita

ke kandang itu enggak harus. Yang

penting pagi sama kalau saya malam, Mas,

untuk ngasih makan itu. Nah, kalau untuk

kebersihan kandang mungkin bisa kalau

enggak pagi sore. Kalau enggak sempat ya

2 hari, 3 hari sekali enggak apa-apa.

Kenapa malam?

Karena kelinci nokturnal, Mas. Dia lebih

suka makan itu kalau malam hari. Kalau

siang atau pagi setelah jam 0.00 itu

lebih sering tidur. Kelinci enggak

aktivitas sama sekali. Tapi kalau udah

habis magrib itu dia sampai pagi ngunyah

terus maunya. ya mungkin apa istirahat

sebentar makan lagi gitu. Kalau jam

segini dia enggak dikasih makan ya

paling cuma makan dikit setelah itu wis

diam sampai jam .00 Ya, biasanya ya

kalau rugi ada Mas, tapi ya sedikit

mungkin ada kelinci yang baru datang

misal beli gitu kurang cocok pakan gitu,

Mas. Nah, itu kadang bisa mati juga

soalnya kan beda pakan pelet itu kan

proteinnya kadang beda-beda, Mas. Setiap

merek pakan itu kan beda-beda. Kita

enggak tahu nanti mereknya apa. Misal

saya juga sering beli dari Jawa Barat,

Jawa Tengah gitu kalau ada pesanan gitu.

Nah, itu nanti kalau belum diambil kita

kasih makan. Kalau enggak mau makan ya

yang aman kita kasih daun-daunan aja,

Mas. Itu kalau pelet malah bahaya. Buat

teman-teman yang mau usaha kelinci itu

kalau bisa dimulai dari sedikit dulu.

Misal udah dirasa ada prospek, ada

perkembangan, baru ditambah. Jangan

keburu-buru langsung pelihara banyak.

itu malah bisa rugi nanti. Saya Penulis,

owner dari Penulis Rabbit Farm,

Begini Cara Pembuatan Kandang yang ideal untuk ternak kelinci pedaging

 

panjang lebar dan sebagainya. Karena

petani di sana ukurannya beragam. Jadi

kita tidak mempunyai patokan yang pas

untuk kurang yang sebenarnya dalam ee

memulai 5+1 sampai nanti 500 induk

hektar. Betul.

Kemudian yang kedua ee karena ee saya

ingin nanti itu [berdehem] suasananya

seperti surga. Jadi ketika membuka pintu

di depan itu sudah ada gemricik air.

Apakah kiranya kandang bisa dibangun di

atas kolam? Kandang apa ini, Pak?

Kandang kelincinya itu.

Oke, sebentar nanti saya jelaskan.

E karena ee ada tersedia banyak ee

rumpun bambu di sana ada sekitar 17

rumpun bambu di ee e di apa di ee lahan.

Berikutnya berkenaan dengan

ee kebun teh yang dipakai lalu lalang

apa? Babi hutan itu.

Babi hutan.

ee di beberapa YouTube Bapak sudah

menyarankan untuk mulai menanam ee

singkong

singkong racun

singkong karet, singkong racun. Cuma

masalahnya di sana singkong racun itu ee

petani atau peternak kambing itu enggan

atau takut kalau itu di ee dikasihkan ke

domba.

Betul. [berdehem]

Nah, apakah untuk ee apa untuk ee

kelinci bisa dimanfaatkan?

Siap.

Ee alhamdulillah itu bibit oleh ee

petani di sana itu dibabat biasa dibat

dibikin apa tanpa dimanfaatkan. Kemarin

saya sudah kumpulkan untuk persediaan

bibit itu sudah disediakan ee dari

[berdehem] babatan [mendengus] tetangga.

berikutnya

[berdehem]

ini mudah-mudahan anak saya bisa mulai

bisa berhenti makan makanan yang

tidak sehat itu, Pak. Mudah-mudahan

kalau saya yang nyasih informasinya

barangkali tidak akan begitu

[tertawa] setelah dia ada penjelasan

dari Bapak ya enggak apaal

biar masuk gitu ya.

Ee kemudian ee selanjutnya ini saya

merasa aneh juga ini pada 2 malam atau

mungkin 3 malam saya ee bisa dikatakan

mungkin berdoa mudah-mudahan Bapak

menyinggung masalah rejuvenated.

Heeh.

Itu produk itu [berdehem] dan kata Bapak

itu tidak akan dijual dan hanya akan

diberikan kepada orang tertentu saja.

Iya. Kalau [tertawa]

kalau boleh kalau tadi kan kita harus

meracik dulu.

Heeh.

Kalau boleh ee berkenan kiranya saya

menjadi salah seorang yang mendapatkan

ee itu secara cuma-cuma, Pak. [tertawa] [berdehem]

Barangkali itu yang bisa ee minta

tolong. Terima kasih. Asalamualaikum

warahmatullahi wabarakatuh.

Waalaikumsalam warahmatullahi

wabarakatuh.

Sakit apa toh, Pak? Kok minta

rejuvinitud? [tertawa]

Nanti awet muda itu bahaya, Pak.

Ee

alasannya anak saya cuma satu-satunya

anak tunggal.

Heeh.

Ee kemudian ee saya mempunyai mimpi

bahwa misi Bapak harus disampaikan

sebanyak-banyaknya orang. Alhamdulillah

saya pikir pengin punya anak lagi.

Jadi enggak [tertawa]

bahkan ketika saya berencana untuk e

punya adiknya untuk dia, pokoknya saya

tidak mau ngurus adik saya. Dia ngajar

gitu [tertawa]

begitu, Pak.

Oke. Siap.

Jufinitud itu Bapak Ibu kalau digali

dalam itu ya

apa ya sebenarnya bisa untuk

pemulian-pemulian tapi gak usah

dibahaslah

nanti kalau itu kita bahas terlalu jauh

nanti.

He.

Baik saya akan jelaskan kelincinya dulu.

Untuk kandang kelinci Bapak Ibu, untuk

kandang induk itu karena kita kan ada

tempat untuk beranak nih. Standar kita

adalah 50 * 60, Pak, untuk kandang

induknya.

Kemudian yang kedua, tingkatnya itu

maksimal idealnya orang bisa bekerja itu

maksimal di 2 sampai 3 itu maksimal

50 cm * 60 cm ya. Tingginya rata-rata

paling ideal itu sebenarnya 50 cent

cukup karena kelinci bukan binatang yang

tinggi. Kemudian kalau kita ternak

kelinci, ternak apapun Bapak Ibu ingat

baik-baik yang kita butuhkan itu urin

dan kotorannya, kohenya.

Jadi kita harus mengambil urin dan

kotorannya. Apakah harus langsung

terpisah? Gak harus. Buat simpel saja.

Kemudian yang paling penting poin

kandang kelinci itu seringkiali orang

berpikiran kelinci itu gampang.

Padahal minta maaf kelinci itu ndak

segampang cerita Bapak Ibu. Kalau musim

angin

kelinci itu paling gampang kembung.

Karena itu minta tolong kandang kelinci

harus tertutup.

Kalau seandainya gak bisa kandangnya

tertutup, berarti ruangannya yang harus

tertutup. Tapi ada jeleknya juga. Ketika

ruangan tertutup, amonia naik, kelinci

juga kembung. Karena itu ya kayak di

depan itulah semua kandang wajib dikasih

plastik.

Kemudian ketika kelinci anakan yang kita

taruh di sini seandainya kita buat

sistem 50 koloni ya 50 * 100 m ini 100

ini 50 lebar juga sama 50 ini bisa kita

isi maksimal 10 sampai 15 ekor.

Nah, ini konsep kandangnya. Terus yang

berikutnya lagi lantai. Lantai kandang

Bapak Ibu sampai hari ini saya tetap

paling bagus adalah bambu.

Kalau yang pinggir Bapak buat kawat

boleh, bambu boleh, tapi untuk alas

wajib pakai bambu. Karena bambu itu

nomor satu jauh lebih hanget.

Kelinci itu butuh hanget. Nah, terus

kalau waktu kecil di sini saya minta

tolong dikasih pemanas.

Di alam liar, Bapak, Ibu, kelinci itu

kelihatannya tahan dingin. Tidak,

Bapak, Ibu pernah gali lubang lubang

anaknya kelinci gak?

Guanya kelinci. Guanya kelinci itu bukan

lurus, Bapak, Ibu. Bukan lurus begini,

bukan. Setelah lurus dia belok.

Nah, terus dia belok lagi ke sini. Ini

kandang lubangnya di sini. Tahu

tujuannya?

Supaya dia hangat.

Jadi untuk kehidupannya dia model kayak

gini. Itu kandangnya kelinci. Jadi

kelinci itu memang dia berbulu tapi dia

butuh kehangatan. Terus makan yang

terbagus kemarin sudah saya sampaikan,

asola ditambah dengan singkong

atau labu.

Ini adalah makanan utamanya.

Seandainya Bapak Ibu mau kalau Bapak

tadi punya tanah nih dipakai pagar

dengan singkong karet. Singkong karet

itu protein tinggi Bapak Ibu.

Kambing, domba, kelinci. Kalau dikasih

daun singkong itu kualitasnya terbaik.

Tapi saya minta tolong daun singkongnya

usianya kalau bisa 60 hari.

minimal

ya standarnya lah minimal 45 sebenarnya

tapi ideal paling bagus di 60 hari. Nah,

pagar singkong ini Bapak Ibu utamanya

adalah untuk pagar. Pertama sih kalau

ketika Bapak punya kebun kar dipakai

lalu lalang babi hutan saya minta maaf

harus tanamnya siksak begini ya. 1 2 3 4

  1. Jarak ini ke sini 50 cm. ini ke sini

50 cm.

Besok ketika dia sudah besar ini kan

diameter bisa sampai 10 10 kemudian ini

digapet dengan bambu ini sudah rapat

sekali. Kalau babi hutan mau masuk sini

dia kan ya pasti dia lubangi bawah

biasanya kan. Kalau dia sampai makan

singkongnya ini dia gak mati langsung.

Tidak. Tapi membuat minta maaf membuat

mandul.

Karena salah satu singkong karet itu

efeknya adalah kemandan.

Jadi ini konsep berpikirnya untuk buat

pagar. Tinggal besok digabit. Jadi kalau

sudah tinggi ngelnya kayak gini. Ini

digabit kurang lebih sekitar 1 m dari

bawah.

Nah, kalau Bapak Ibu sudah kreatif,

punya singkong karet, di sana ada

masakan Padang gak, Pak?

Ada toh? Pasti butuh singkong.

Singkong karet itu kan paling lembut

untuk dimasak.

Itu konsepnya.

[berdehem]

Heeh.

Itu singkongnya dikukus dulu atau masih?

Kalau untuk kelinci dilayukan aja.

Panen sekarang, besok dikasihkan aman.

Nanya lagi satu itu umpama itu ee

buahnya sarat untuk pakan

kelinci

bisa enggak? Boleh, Pak. Tapi tolong di

kalau lebih baik dimasak kalau salah.

Kenapa, Bapak, Ibu salah? Itu harus

dimasak.

Semua bahan yang kalau dimakan itu bisa

buat gas, tolong dimasak

supaya gak kembung. Penyakitnya kelinci

kalau kudis kan gampang.

Iya.

Tapi yang paling susah kan kembung kan.

Kalau mencret 3 hari pasti kembung,

pasti mati.

Nah, itu yang harus dijaga. Kelinci ini

butuh hangat tapi butuh udara yang

bagus, sirkulasi yang bagus. Kalau

cahaya dia gak terlalu perlu

kalau cahaya. Oke. Terus [mendengus]

apaagi tadi, Pak, yang kurang, Pak?

Ee kandang di atas kolam.

Kandang di atas kolam. Begini, Bapak

Ibu. Kalau seandainya

kandangnya Bapak buat bambu utuh, udara

ini tidak naik ke atas, boleh.

Berarti anggap aja kayak didak, betul

ya? Tapi dari bambu. Cara efektifnya

bambu utuh itu ya bambu rapat, Pak. Ya

itu boleh Pak, [mendengus] tapi tolong

kencingnya tetap harus dikumpulkan dulu.

Karena apa, Bapak Ibu? Untuk

indah-indahan sih okelah. Syukur-syukur

sebelum itu kasih plastik jauh lebih

bagus. Jadi untuk buat himat tempat gitu

aja. Karena ikan sendiri Bapak Ibu

dikasih full panas juga baik, tapi dia

juga butuh tempat untuk berlindung.

Ikan itu juga gak tahan dingin, Bapak,

Ibu. Walaupun tinggal di air gitu, dia

gak tahan dingin ternyata.

Jadi, ikan itu idealnya sebenarnya di

suhu 25 ke atas

airnya.

Check Also

Begini Cara Memilih Bibit Kelinci Unggul

Oke teman-teman Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh salam sejahtera salam bahagia kembali lagi dengan kami di area …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *